Kirara (4 Mos) goes to Semarang. What a Loooonggg Journey.. *Lebay*

Ah, akhirnya, bisa juga aku update blog.

As request seorang teman, aku mau cerita sedikit soal perjalanan jauh kirara pertama kali.

Waktu itu kirara usianya baru sekitar 4 bulanan. Masih ASI Eksklusif tentunya. Perjalanan ini nekat aku tempuh, demi acara pernikahan temen baik aku di kantor, si eneng Astra. Tadinya pak suami kurang setuju, tapi akhirnya beliau mengizinkan aku pergi, dengan syarat harus ditemani oleh eyangnya kirara.

Jadi ceritanya, si eneng Astra ini akan menikah di kampung halamannya, Semarang, pada tanggal 27 Juni 2010 yang lalu. Sebagai teman baik, jadi ngerasa ngga enak dong ya kalau ngga dateng. Jadiii... dengan sedikit towal towel pak suami, beliau mengijinkan aku untuk pergi bareng kirara. Oh iya, izin juga keluar karena pihak kantor bersedia menyediakan sebuah bus yang cukup nyaman untuk orang2 kantor yang mau datang ke pernikahan si eneng astra. Si eneng juga menyediakan penginapan disana. Jadi aku terima beres kan yah. Maka pak suami pun mengijinkan, mwahahahahaha *dasar irit*.

Waktu itu kami berangkat tanggal 25 Juni-nya, hari Jumat. Berangkat dari kantor jam 3 sore. Rencana pulangnya, yaitu tgl 27 Juni (minggu), setelah acara resepsi selesai, sekitar jam 2, langsung pulang ke jakarta. Jadi kurang lebih 3 hari 2 malam lah. Hari jumatnya, Kirara ikut aku ke kantor dari pagi. Perlengkapan perang yang dibawa :

- Perlengkapan tidur : bedcover cot, bantal menyusui, bantal bayi, selimut 2 lembar.
- Perlengkapan menyusui : pompa & botolnya, ASIP 2 botol, termos air panas & nursing cover.
- Perlengkapan mandi : handuk & toiletries travel size
- Obat2an : oralit, breathy, tempra, betadine, hot/cold ice pack (jaga2 kalo demam untuk kompress), olbas for baby, olbas untuk dewasa
- Cloth Diapers : 4 diaper cover + 10 insert (3 diantaranya stay dry insert) + 5 liner + 4 insert socks.
- Dispo sekitar 6 pcs. Karena perjalanan jauh dengan naik bis, aku takut kirara poo di tengah jalan tol, maka selama naik bis, kirara memakai dispo.
- Gendongan sleepy wrap & gendongan batik untuk eyangnya
- Baju & perlengkapan lainnya.

Namanya bawa bayi ya emang bawaannya seabrek ya. Tapi ini masih mending loh, karena si eneng kan belum mulai makan. Kalo udah MPASI pastinya bakal jauh lebih seabrek lagi. Dan ngga lupa, akupun bawa stroller. Hehehehehe. Untuk jaga2 kalau2 ada acara jalan2, stroller adalah bawaan wajib. Ga mungkin kan ya kirara aku gendong di sleepy wrap terus.

Dan, tanggal 25 Juni 2010 pun tiba. Alhamdulillah menjelang keberangkatan ngga ada masalah. Apalagi di dalam bis, masih banyak tempat duduk tersisa, jadi aku bisa menguasai 2 kursi sekaligus untuk aku & kirara. Sementara ibuku juga turut menguasai 2 kursi. La iyalah, temen2 kantor agak sungkan ya pastinya kalau duduk bareng ibuku, ehehehehe.

kirara di dalam bis

Sebelum berangkat kirara aku pakein sleepsuit mothercare. Jadi tangan, kaki tertutup, tinggal tambahin topi. Sepanjang perjalanan, alhamdulillah kirara ngga rewel. Cumaan, akunya yang ga bisa tidur. Kesalahan fatal pertamaku adalah : NGGA BAWA CARSEAT. Jadi sepanjang malam, kirara tidur menguasai 2 kursi, aku letakkan terlentang, dialasi bedcovernya. Karena bisnya jalan gedabrukan, jadi aku ngga tega kalo ngasih kirara bantal. Maka aku letakkan tanpa bantal. Dan aku duduk dibawahnya untuk jaga2 takut kirara terjatuh. Dan ini yang bikin aku ngga tidur semalaman. Sialnya, perjalanan ini ngga seperti di bayangan aku. Yang biasanya perjalanan Jakarta-Semarang hanya 10 jam, perjalanan kali itu bisa mencapai 16 jam, karena macet ngga masuk akal di daerah Subang. Begitu juga pulangnya. Dan itu cukup bikin aku menderita karena aku ngga bisa tidur sama sekali untuk menjaga kirara supaya ngga terlempar dari tempat duduknya kalau2 ada goncangan dahsyat dari bisnya.

Kalau menyusui, alhamdulilah ngga ada masalah. Aku menyusui kirara santai aja, duduk di dekat jendela, malah kadang agak ribet pakai nursing cover, jadi aku cuek bebek aja. Tinggal angkat baju, dan otomatis semua bagian aku yang terbuka toh tertutup sama kirara (mungkin karena kirara termasuk golongan bayi bongsor ya). Bahkan sepanjang perjalanan, waktu kirara tidur, selang 4 jam setelah menyusui, aku masih sempat2nya mompa di dalam bis. Sambil berguncang2 dan gelap2an aku cuek aja mompa. Berhubung gelap, jadi aku mompa sambil dtutup nursing cover & mengawasi kirara yang tertidur.

Di tengah jalan, setiap kali mau sholat atau pipis, aku gantian jaga sama ibuku. Kalau kirara bangun, tinggal digendong & dibawa keluar menghirup udara segar, alhamdulillah, kirara ngga rewel sama sekali :).

Kami sampai di semarang tanggal 26 Juni jam 6 sore. Teman2 kantor yang lain merencanakan untuk mengisi hari kosong itu dengan wisata ke Candi Borobudur & jalan2 ke Yogya. Dengan pertimbangan aku yang ngantuk berat kecapekan menjaga kirara sepanjang malam, jadi aku & ibuku memutuskan ngga ikut ke yogya & memilih istirahat di hotel. Walaupun kenyataannya kami ngga full istirahat di hotel, sempet2nya belanja bandeng di simpang lima sekalian cari makan siang, hehehehe.

Malamnya, aku datang ke acara Midodareni si eneng Astra. Lucunya, si perias pengantin meminta kirara dibedakin & dikecrot air putih. Rupanya menurut si Eneng Astra, ditakutkan kirara kena sawan pengantin. Karena jarak hotel & rumah si eneng Astra cukup dekat, jadi kami kesana dengan mengendarai becak. Si eneng kirara kesenengan gitu, cengar cengir sambil celingukan menikmati pemandangan malam naik becak.

kirara naik becak, muka khawatir :D

Besoknya, pagi2 kami udah bangun, jam 7 kirara udah aku siapin. Aku & ibuku juga udah mandi, sementara teman2 yang lain kayanya masih tepar karena pulang kemaleman dari jogja, wkwkwkwkwwk. Aku dan ibuku kemudian cari sarapan di sekitar hotel (namanya jg hotel gratisan, no breakfast lah yaw). Kirara stay di Sleepy Wrap. Anteng, hehehehehe. Selama di semarang, aku & ibuku keliling secara mandiri aja. Naik becak, naik taksi, naik apa aja yang bisa dinaikin lah. Naik angkot juga pernah, hehehehehe. Selesai sarapan (ditungguin si abang becak), kami packing, sekaligus siap2 untuk ke acara akad & resepsi.

jalan pagi naik becak :D

alhamdulillah, selama akad & resepsi, kirara anteng banget, dan untungnya aku selalu sedia stok asip. Jadi karena baju pestaku bentuknya dress, agak susah ya klo mau menyusui. Jadi klo kirara ribut, disumpel asip, dan anteng di strollernya. Selesai acara, aku ngabur duluan, ganti pakaian biasa supaya gampang untuk nyusui. Dasar si eneng, usia segitu, dikasih asip berapapun dihabisin sama dia. Jadi aku mesti buru2 ganti pakaian sebelum dia ribut, hehehe. Ngga sempat foto bareng pengantin, aku udah kabur duluan ke bis, nyusuin kirara di dalam bis. Supirnya dengan baik hati nyalain AC supaya ga terlalu kepanasan. Dan si neng pun tidur dengan tenangnya, hehehe.

anteng di stroller

Setelah selesai acara, ternyata rombongan ngga langsung pulang, ditraktir es krim di restoran Oen. Ini restoran menempati gedung kuno banget, detail interiornya jg sengaja dibuat kesan kuno, hiasan2 dindingnya, ada mesin ketik pertama di indonesia, kayak museum banget deh, hehehe. Yang terkenal dari restoran ini adalah es krimnya, tapi klo tanya review dari aku si tukang makan yang di kamusnya cuma ada kata enak dan sangat enak, es krim resto ini termasuk enak :D.

Dari restoran, rombongan langsung menuju jakarta, dan sempet2nya mampir di pasar batik pekalongan. Shopping time!

Kirara aku bawa keliling pakai stroller, dan di salah satu toko, sempat2nya dia narik satu baju anak sampai diketawain penjaga tokonya. "Bu, anaknya udah bisa minta tuh," hehehehehe

keliling pasar batik

Dan mumpung berhenti lama di pekalongan ini, aku punya kesempatan untuk mandiin kirara sekaligus popoknya. Clodi ? cuma aku pakaikan selama di semarang. Klo selama perjalanan ini, aku lebih memilih menggunakan dispo, karena jauh lebih praktis klo kirara pup. Susah kan klo kirara pup di bis, mesti cari tempat berhenti untuk membilas pupinya, hehehehehe. Masih mending klo bis lagi di pantura, lah klo lagi di tol, piye. Hehehehe..

Dan perjalanan pulang pun ternyata sama lama nya dengan perjalanan berangkat, karena bertepatan dengan waktu liburan anak sekolah. Dan betul2 jadi perjalanan yang melelahkan buat aku karena harus menjaga kirara semalaman. Lain kali, klo mo perjalanan jauh, CAR SEAT adalah benda wajib. Note to myself.

Sepulangnya dari semarang, hari itu juga aku bawa kirara ke spa, supaya hilang lelahnya. Alhamdulillah, kirara juga tetap sehat apalagi setelah dipijat, badannya lebih rileks dan bisa tidur nyenyak :)

0 komentar:

Copyright © ::keluarga cakra:: - Blogger Theme by BloggerThemes