6-7 Mos Kirara : MPASI & Trip to Bandung

Flashback lageeehhhh....

Jadi ceritanya, lebaran tahun 2010 kemarin adalah giliran aku & mas berlebaran bersama keluarga besar kakang mas :). Dan mamah mertua sudah mengultimatum bahwa acara keluarga akan diadakan di Bandung. Jadilah kami sewa mobil & gedabrukan cari hotel di Bandung. Rencananya di Bandung hanya akan menginap 2D1N, daaaannn tantangan terbesar adalah.... ini kali pertama travelling sambil ber MPASI ria :D. Jadi selain gedabrukan cari hotel, aku jg gedabrukan cari resep MPASI untuk kirara selama perjalanan.
Daaann tangan dan jari2 mulai mengetik BBM ke ibu Anthie. Emang ngga salah deh nanya segala macem ke emak2 jago masak ini :). Aku dapet pencerahan secerah2nya untuk bekal MPASI kirara ke bandung. Karena kirara masih usia 7 bulan waktu itu, jadi bahan makanan MPASI nya belum terlalu banyak. Aku menjalankan metode 3-days-rule, yang artinya memberikan sebuah bahan makanan baru selama 3 hari berturut2 untuk melihat reaksi alergi. As we know, reaksi alergi umumnya terjadi sampai dengan 24 jam setelah "kejadian". Bahkan ada jg yang baru muncul stlh 48 jam. Makanya untuk jaga2 aku pake 3 hari. Soale klo 4 hari seperti yang disarankan di wholesomebabyfood.com, kelamaan, akunya ga sabar :D.

Selain ini pertama kalinya MPASI sembari bepergian, ini juga pertama kalinya kirara pergi jauh. Kurang lebih 2 jam perjalanan dong ya itu pun kalau ga macet. Karena kami baru berangkat di H-1, jadi kuatir banget tol nya macet.

Untuk MPASI, persiapan yang aku lakukan :
Susun menu selama 2 hari itu. Dan menu andalan aku, oat, gravy, dan buah2an. Untuk oat, karena masih usia 7 mos, jadi udah waktunya peningkatan tekstur. Tapi karena sedang dalam travelling, supaya cepet nelennya, jadi sementara aku buat yang lembut jadi ga diemut seperti biasa kalau lagi adaptasi sama teksturnya.

Untuk karbo-nya, aku bawa oat quick cooking (bungkus biru), dihaluskan (blender kering), lalu disangrai dengan api kecil tanpa minyak. Lalu disimpan dalam wadah tertutup. Nah oat yang sudah disangrai ini menurut ibu anthie ngga harus dimasak terlebih dahulu, cukup tambahkan air panas seperti oat instan.

Untuk proteinnya, kirara udah mengenal kaldu ayam & daging ayam kampung yang dihaluskan (ayam giling). Untuk itu aku bikin dalam bentuk gravy. Di bahan gravy nya jg sempat aku selipkan sayuran seperti buncis & kacang kapri yang dihaluskan juga.

Di usia 7 bulan, jadwal makan kirara 2x makan besar & 1x cemilan buah. Maka itu aku ngga lupa bawa buah2an & pigeon foodmaker, dan pisau pastinya. Inget kata2 ahli nutrisi, Pak Wied Harry, bahwa buah2an sebaiknya disajikan sesaat sebelum dikonsumsi. Jadi ngga disarankan bawa jus buah untuk travelling karena vitamin pd buah cepat hilang jika sudah dikupas/dibuka.

Untuk cemilannya, selain buah2an, aku juga bawa pudding buah. Agar2 swallow plain, dicampur dengan buah yang udah di blender. Favoritku apel. Sebagian diblender, sebagian dikukus sebentar lalu dihancurkan. Enak :). Penyajiannya, pudingnya dihancurkan dulu (maklum belum punya gigi sama sekali dese :p), lalu dicampur buah lain seperti jeruk & parutan apel untuk toppingnya. Yumm..

Kesimpulannya, travelling dengan bocah yang lagi MPASI, emang agak rempong pararempong. Bawaannya seabrek2. Lain halnya setelah dia udah diatas setahun, udah agak santai. Aku udah agak loose untuk kasih kirara kerupuk, atau bbrp makanan yang mengandung garam.

Car seat
Ini penting banget selama perjalanan ke bandung. Alhamdulillah, kirara anteng banget di carseatnya. Dia malah menikmati perjalanan dengan ngeliat pemandangan diluar jendela. Bahkan bisa ketiduran juga.

Pararempong
Yang agak menyulitkan perjalanan singkat ke bandung ini, selain rempong persiapan MPASI nya, juga karena kirara lagi terkena flu. Berulang kali muntah di hotel karena batuknya. Alhamdulillah, selama flu kirara ngga ada demam sama sekali. Selama flu&batuk, saat kirara tidur, tetap aku balurin olbas di bantal sekitar tempat tidurnya, juga menaruh wadah berisi air panas sepanjang malam.

Lesson on that day, saat travelling jangan melupakan FIRST AID. Yang bisa dibawa antara lain :
  • Tempra drops + pipet yang bersih
  • Breathy - untuk jaga2 kalo hidungnya mampet sepanjang perjalanan
  • Olbas for baby - untuk semacam efek melegakan penciuman, klo untuk orang dewasa kaya vicks gitu ya, tapi ga boleh dibalurkan di tubuh bayi karena terlalu keras. Hanya diperbolehkan mencium aromanya aja, makanya aku balurkannya di tepian bantal
  • Pedyalit/Renalyte - Jaga2 kalau terjadi diare. Maklum, kirara kan udah mulai MPASI, jadi takutnya ada "kecelakaan" yang membuat kirara terjadi diare. Renalyte/Pedialyt adalah salah satu merk dari ORS (Oral Rehidration System), jadi bentuk lain dari oralit. Hanya saja dia lebih praktis karena tinggal tenggak :), ga perlu mencampurkan dengan air, seperti halnya oralit. Lebih praktis untuk selama di perjalanan
  • Betadyne & aksesorisnya
  • Hot&Cold Ice Pack - untuk jaga2 kalau terjadi demam. Gunanya untuk kompres air hangat.

Kurang lebih sepperti itulah, persiapan travelling dengan baby yang lagi dalam masa MPASI :)

kirara dan para sepupu

kirara selama di carseat

kirara & ibu foto2 di rest area KM 30

0 komentar:

Copyright © ::keluarga cakra:: - Blogger Theme by BloggerThemes