Yak, masa sekarang bocahnya udah umur 17 bulan, cerita birthday nya baru diceritain sekarang, hehehehehe. Tapi gpp lah ya daripada ngga ada sama sekali.
Seperti biasa awalnya teracuni dari penyelenggaraan pesta2 anak2 yang sebelumnya sudah merayakan bday sebelumnya, bdaynya zahra, olel, yang mana aku ngences banget liat desert table nya yang keren2 gitu. Aduh kepingin juga bday kirara dirayakan nantinya pakai desert table itu. Dan dari bulan desember aku udah booking bubunnya olel untuk bantuin aku bikinin desert table yang nan ciamik, bahkan tema nya pun udah sempat aku lempar, yaitu : Hawaiian Party. Ohohohoh. Udah kebayang rok rumbai2, kembang sepatu, nanas, warna warni cerah ceria, pohon kelapa, dsb.
Daaan rencana awal adalah ngadain acara di rumah kampung halamannya si ayah, di Taman Galaksi, Bekasi. Karena secara space tempat parkir sangat memadai untuk menampung mobil2 beberapa teman. Jauuh kalau dibandingkan daerah tempat aku tinggal yang sempit gang nya. Dan rumah ku pun space nya ga se-open di rumah mertua. Jadi menurutku di bekasi adalah tempat yang cukup qualified lah untuk acara bday. Plus, ada halaman belakang yang cukup besasr juga untuk menampung playground.
Wuh, layout, dana, semua udah aku siapkan. Yang tiba2 bikin aku JEDENG NGGEBLAK, pengen nubrukkin kepala ke tembok adalah kelakuan seseorang yang tiba2 bikin aku dan si mas mikir beratus2 kali untuk mengadakan di sana. Yep, gara2 kelakuan satu orang, yang sampe sekarang juga aku masih sebel dan amit2 ya Allah, mdh2an aku dan keluarga ku dijauhkan dari sifat seperti itu, rencana yang udah aku susun jadi berubah total. Mulai dari mundurin tanggal, sampai berubah tempat, sampai mengecilkan scoop acara! Nyaris aja aku ga bisa pakai desert table yang aku impi2kan itu.
Tapi alhamdulillah, ibuku kasih sedikit pencerahan. Katanya, sudahlah, untuk apa juga uangnya untuk pesta, toh kirara masih belum ngerti. Sementara masih banyak anak2 yang ga bisa sekolah. Dari situlah aku godok lagi & mengubah acara ulang tahun jadi acara syukuran ulang tahun, dengan tetap menghadirkan desert table yang jadi obsesi ituh. Daripada mengundang orang2 dengan kendaraan, rumahku jauh lebih bisa nampung orang2 yang ga mampu hehehehe, jadi ga perlu lahan parkir. Jadilah acaranya cuma syukuran kecil yang mengundang anak yatim. Tema desert table nya juga diganti supaya ga terlalu "vulgar" kesannya. Mosok ngundang anak yatim temanya Hawaii, wekekekek. Tema aku serahkan sama anthie, dari tim Butterfly On a Rainbow, yang akhirnya dipilih tema Owl.
Yang diundang sekitar 20 anak yatim, yang turut merasakan enaknya makanan dari desert table yang ciamik. Namanya sumbangan jg pastinya ga lepas dari amplop & sembako, plus goodie bag yang isinya selain makanan kecil jg ada set stationery nya. Acara jg berlangsung sederhana aja, sambutan dari kakeknya kirara, dan doa bersama. Ga ada acara tiup lilin, karena kakeknya bisa2 ngasih aku ceramah setahun lamanya :p.
Dan thats all, ngga ada yang terlalu spesial. Setelah acara selesai, malah entah kenapa kok aku yang senang, plus legaaa yang amat sangat. Obsesi pengen menghadirkan desert table terpuaskan, tapi juga ngga perlu mengadakan acara yang grand, malah menuai doa dari banyak orang untuk kirara. Alhamdulillah :)











0 komentar:
Poskan Komentar